Kisah Haru Anak Dhuafa

Novi

Namaku Novi (baju merah dengan kerudung merah), usiaku 8 tahun dan saat ini aku duduk di kelas 2 SD. Aku senang sekali berkunjung ke Rumah Baca AsmaNadia Cibatu-Garut, disana aku bisa membaca, belajar dan berkreasi. Seperti fotoku ini, foto saat aku mengerjakan tugas kelompok matematika di Rumah Baca AsmaNadia Cibatu Garut. Bapakku pedagang asongan di Jakarta, aku, ibu, kakak dan adikku tinggal tak jauh dari Rumah Baca AsmaNadia Cibatu Garut.

Walau keadaan ekonomi orang tuaku pas-pasan bahkan sering kekurangan, tapiaku tak pernah mengeluh. Aku senang sekali, saat TOUR ke Awit Sinar Alam Darajat Garut (Pemandian air panas, tempat wisata dan tempat bermain) aku tak bayar (GRATIS), menurut Teh Efiy ada donatur yang menanggungnya. Padahal sebelumnya, aku tak bisa ikut. Bagaimana mau ikut, orang tuaku tak punya uang,karena anak bapak ibuku ada 4, buat makanpun serba susah.

Aku tinggal di sebuahrumah ukuran 3×4 sangat kecil, rumah dengan bilik, hanya ada 1 tempat tidur dan dapur kecil. 1 tempat tidur, kami tidur berlima (ibu, kakak, aku dan 2 adikku), kalau bapak datang dari jakarta, setelah berjualan asongan, aku dan kakak tidur di rumah saudara.

Aku paling takut, kalau malam hari mau buang air kecil, karena kamar mandinya ada di luar, harus menimba air dari sumur dan kamar mandinya hanya setengah badan, tak ada penutupnya. Dikamar mandi sederhana ini, tak ada untuk buang air besarnya. Aku malu, kalau aku bilang….”ada sungai dibelakang rumah kami”…..

Hampir 2 tahun aku mengikuti kegiatan di Rumah Baca AsmaNadia Cibatu Garut, aku senang sekali karena sudah 2 kali ada dapat tas gratis, mukena dan kerudung gratis, juga dapat sepatu gratis serta buku tulis, pensil dan penghapus dll. Pernah juga aku dapat kebutuhan pangan, susu kaleng dll. Menurut Teh Efiy, semua itu dari donatur yang peduli pada anak-anak kurang beruntung.

Aku tak pernah tahu wajah para donatur, menurut Teh Efiy ada sahabat Teh Efiy waktu sekolah, waktu kerja di Jakarta, sahabat yang pernah bertemu Teh Efiy dimana saja dan bahkan katanya ada sahabat Teh Efiy dari Facebook. Aku gak tahu Facebook apa…

Terima kasih ya buat semua sahabat Teh Efiy, yang sudah baik sekali, memberikan peralatan sekolah, peralatan ibadah, kebutuhan pangan, bahkan tamasya gratis dll. Kalau tak ada sahabat-sahabat Teh Efiy yang baik hati, aku tak mungkin punya sepatu, tas, mukena, kerudung, buku dll GRATIS.

Terima kasih ya buat aa, teteh, om dan tante yang sudah baik hati memberikan donasinya :) Semoga Allah membalas kebaikan aa, teteh, om dan tante dengan balasan yang berlimpah….Aamiin.a

Tinggalkan Balasan